Redaksi Buletin Lensa

Powered by JoomlaGadgets

Serial Pak Ageng
Di Balik Cerita Koperasi Wanita ala Pariyem

Dari dalam kamar tidur, saya mendengar Pardjo dan isterinya Pariyem sedang berdebat. Masing-masing tak mau ngalah dalam perdebatkan yang temanya ternyata adalah fenomena koperasi wanita. Pariyem, isteri Pardjo, rupanya ingin pula meramaikan bursa koperasi wanita itu. Sementara, Pardjo, maunya isteri tercintanya lebih diarahkan sebagai wanita koperasi saja. Bukan ikut arus dalam bursa koperasi wanita. Begini dialognya:

”Aku kan sudah bilang padamu to Yem, gak usah ikut-ikutan mendirikan koperasi wanita. Kamu sendiri itu lho, ngitung uang saja masih tanya aku terus lha kok malah mau jadi pengurus koperasi,” sergah Pardjo.

Selengkapnya...
 
Kesengsem Cewek Kangean

Gak tahu kenapa hari ini saya malas sekali. Semalaman tadi mungkin karena begadang bersama tetangga yang doyan ngerumpi di pos kamling pintu gerbang perumahan saya. Biasanya memang kalau setiap malam sekitar pukul 19.00 s/d 23.00 warga sebagian pada nongkrong di sini. Tapi semalam saya baru nyampai rumah pukul 03.00. Duh, pagi ini rasanya penat sekali. Sedikit demi sedikit penat ini terobati oleh suara samar-samar yang terdengar hingga di kamar tidur saya. Saya kenal betul lagu itu. Setelah saya lihat, ee... ternyata Pardjo sedang bersenandung sambil membersihkan lantai rumah. Disapunya bagian demi bagian lantai. Diusapnya dengan kemucing setiap lekuk kursi ukir yang ada di ruang tamu.

Selengkapnya...
 
Petruk Dadi Ratu

Dari dalam kamarnya, Pak Ageng memperhatikan dan mendengarkan suara merdu yang tidak asing di telinganya. Menggambarkan sebuah cerita wayang dengan formula humor serius. Yaa… itu suara Pardjo yang sedang melakonkan sebuah kisah. Digenggamannya terdapat tiga tokoh wayang kulit. Satu berbentuk raksasa di tangan kiri dan dua berbentuk Punokawan yaitu Semar dan Bagong.

Selengkapnya...
 
<< Mulai < Sebelumnya 1 2 3 Selanjutnya > Akhir >>

Halaman 1 dari 3